Minggu, 23 September 2018

Tugas Motivasi Usaha 3

Kisah Inspiratif Sylvester Stallone

Sylvester Gardenzio Stallone atau lebih di kenal dengan nama Sylvester Stallone dilahirkan di Kota New York City, Amerika Serikat, pada tanggal 6 Juli 1946, dilahirkan dari keluarga yang sangat miskin, ibunya terpaksa melahirkan dirinya di tangga sekolah. Akibat dari kelahirannya yang tidak lancar ia mengidap kecacatan pada sisi kanan wajah, Wajahnya lumpuh karena kelainan saraf. Ia pun berbicara gagap dan ujung bibirnya selalu tertarik kebawah. Bahkan syvester atau biasa di panggil Sly oleh rekan-rekannya sempat menjadi korban Bully oleh teman-teman sekolahnya di usia remaja.
Sly mempunyai mimpi untuk menjadi seorang aktor. Untuk mengejar mimpinya itu Sly terus mengikuti audisi kemanapun dan di manapun. Akan tetapi wajahnya yang “seperti cacat mental” dan gaya bicara yang gagap, serta aktingnya yang terlihat kaku, membuat Sly selalu ditolak untuk peran yang diinginkannya. Ia di tolak sebanyak 1500 kali, bahkan jumlah seluruh agen film di New York tidak sebanyak itu. Artinya, beberapa agen sudah menolaknya berkali-kali. Sly tidak kenal dengan kata menyerah.
Sly juga membuat naskah film, sama dengan audisi yang ia jalani. Naskah inipun banyak yang menolaknya. Sly tak pernah berhenti berusaha, ia trus menawarkan naskah filmnya. Hingga akhirnya ada produser film yang membeli naskahnya dengan syarat orang lain yang memerankan tokoh dalam naskah tersebut. Tapi Sly menolaknya dan bersikeras untuk menjadi tokoh utama dalam naskah tersebut, karena Sly terus memaksa dan menolak terus harga yang ditawarkan oleh produser film. Akhirnya sutradara mengizinkan Sly menjadi tokoh utama dalam film tersebut. Dan inilah awal mula kesuksesannya.
Ini adalah kisah inspiratif milik Sly, Sly sadar setelah ribuan kali mendapat penolakan, naskah film Rocky yang dibuatnya mungkin satu satunya pintu gerbang untuk menjadi peran utama, karena itu ia tidak mau melepas peran Rokcy untuk orang lain

Inspirasi yang saya dapat dari kisah Sly adalah jangan pernah menyerah dengan mimpi kita, teruslah berusaha hingga mendapatkan apa yang menjadi keinginan terbesar kita. Buktikanlah pada orang-orang yang telah merendahkan dirimu bahwa kita mampu menggapai mimpi kita

Motivasi Usaha 2



“OTAK kita adalah ciptaan Tuhan, tapi kejeniusan kita adalah ciptaan kita sendiri” (Albert Einstein).
Kutipan diatas benar-benar dibuktikan oleh seorang ayah, ia  bernama Aaron Stern, ayah dari seorang anak bernama Edith. Aaron berhasil membuktikannya bahwa kejeniusan seorang anak bisa dilatih sedini mungkin.
Cara yang dilakukan oleh Aaron sangat unik yaitu dengan memberi putrinya lingkungan yang paling menstimulasi kejeniusannya. Sejak Edith lahir, Aaron memainkan music klasik, dan mengajari kalimat kalimat baru, juga berbicara dengan bahasa orang dewasa kepada putri nya.
Aaron berusaha keras menciptakan lingkungan yang dapat menstimulasi otak putrinya.
Hasil yang di dapat oleh Aaron adalah Edith sudah mampu berbicara dengan kalimat lengkap di usia satu tahun, dan pada usia lima tahun, Edith sudah selesai membaca seluruh volume Encyclopedia Britannica. pada usia 12, dia sudah berkuliah. Dia telah mengajar matematika di tingkat perguruan tinggi di usianya yang ke-15 (dan memperoleh gelar Ph. D di usia ke-18).

Pada usia 16 ia diberi posisi Asisten Profesor Matematika Abstrak di Michigan State University. Dan sejak tahun 1970an, dia telah bekerja di IBM dan telah diakui atas banyak kontribusinya dalam matematika terapan Kenyataan ini membuktikan bahwa setiap anak dilahirkan jenius, dan perkembangan otak anak selanjutnya sangat dipengaruhi oleh lingkungan.

Pelajaran yang dapat saya ambil dari kisah Edith Stern adalah setiap manusia di ciptakan dengan kejeniusan yang sama, dan lingkungan dapat mempengaruhi otak kita dengan atau tanpa kita sadari.
jadi sebisa mungkin kita menstimulasi otak dngan sebaik baik nya.

Minggu, 09 September 2018

Tugas MOTUS 1



Novel karya Asma Nadia yang berjudul "Bidadari Untuk Dewa" menceritakan kisah nyata yang dialami oleh seorang pemuda yang memutuskan untuk berbisnis dan menikah di usia relatif muda dan harus menghadapi berbagai problema kehidupan. Mulai dari masalah keuangan, hutang, pelajaran bisnis, ujian wanita, persahabatan, bahkan nyaris kehilangan nyawa di usia 5 tahun awal pernikahannya.

Dewa Eka Prayoga dikenal sebagai seorang pebisnis muda yang sukses dan lebih dikenal dengan nama panggilan Kang Dewa. Dia memiliki julukan "Dewa Selling".

diusianya yang masih sangat muda, dia sudah mampu menghasilkan uang 1 miliar. Tak lama berselang ia pun harus terjebak dalam masalah hutang piutang, akibat dikhianati oleh rekan bisnisnya, Sehingga harus mendapat caci maki, hujatan, bahkan ancaman dari para investor yang sudah menanamkan modal padanya. kemudian karena keteguhan dan kekuatan yang ada pada dirinya, Ia berhasil bangkit dari keterpurukan. Tak lama dalam proses kebangkitannya itu, Kang Dewa pun harus menghadapi ujian ia mendapat penyakit yang serius dan hampir merenggut nyawanya.

Di ujung ujian yang hampir memadamkan seluruh pertahanannya, dia bangkit berjuang. Membangkitkan semangat dan kekuatan sujud dan penyerahan diri secara total kepada Yang Maha Kuasa. Semangat agar bisa tegak dan taubat yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT.

Pelajaran yang dapat saya ambil dari novel tersebut adalah mengajarkan kita sebanyak apapun hambatan yang kita alami, kita tetap harus bisa bangkit dari keterpurukan dan terus berjuang sampai meraih apa yang kita inginkan